Gambaran Self Acceptance, Dukungan Sosial, Tingkat Kecemasan Pada Narapidana
DOI:
https://doi.org/10.59395/1mxcjs85Keywords:
dukungan sosial, kecemasan , Self acceptance, Lembaga pemasyarakatan, Narapidana.Abstract
Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang kerap dialami oleh narapidana selama menjalani masa pidana, terutama pada tahap awal masa hukuman. Kecemasan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat penerimaan diri (self acceptance) dan dukungan sosial yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik self acceptance, dukungan sosial, dan tingkat kecemasan pada narapidana laki-laki di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan univariat. Sampel berjumlah 97 responden, diambil secara purposive sampling dengan kriteria narapidana laki-laki berusia 18–65 tahun dan telah menjalani minimal 1/3 masa pidana. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstandar meliputi Skala Self Acceptance, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat self acceptance sedang (51,5%), dukungan sosial tinggi (50,9%), dan tingkat kecemasan sedang (35,1%). Temuan ini menunjukkan bahwa penerimaan diri dan dukungan sosial memiliki peranan penting dalam kondisi psikologis narapidana, khususnya dalam mengelola kecemasan selama masa tahanan. Oleh karena itu, pendekatan psikososial yang memperkuat self acceptance dan meningkatkan dukungan sosial sangat diperlukan sebagai bagian dari pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
Downloads
References
Adynatha, K. (2020). Self acceptance sebagai bentuk penerimaan terhadap kondisi diri individu. Jurnal Psikologi, 18(1), 45–52.
Annisa, R., & Ifdil, I. (2016). Kecemasan: Tinjauan umum dari aspek psikologi. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 4(1), 25–30.
Azizah, L. N. (2019). Gambaran self acceptance pada warga binaan Lapas Kelas IIA Malang [Skripsi, Universitas Negeri Malang].
Balogun, S. K. (2014). Perceived social support and psychological wellbeing among prison inmates in Nigeria. Journal of Psychology and Behavioral Sciences, 2(1), 23–29.
CNN Indonesia. (2022, Desember 31). Angka kejahatan naik 7,3 persen pada 2022. https://www.cnnindonesia.com/
Ediati, A. (2016). Dukungan sosial dan kesehatan mental. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 5(1), 12–20.
Febrianti, D., & Masnina, R. (2019). Dampak kurangnya dukungan sosial terhadap kecemasan narapidana. Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(2), 134–140.
Gamayanti, I. (2016). Penerimaan diri dan konsep diri. Jurnal Psikologi, 9(1), 22–30.
Gunarta, I. (2016). Bentuk dukungan sosial dan pengaruhnya terhadap individu. Jurnal Psikologi Sosial, 3(1), 41–48.
Hellberg, S. N., Buchholz, K. R., & Abramowitz, A. (2019). Self-acceptance and anxiety: A theoretical linkage. Psychology Today Journal, 11(2), 90–97.
Irawan, H., Tania, A., & Arifin, H. (2020). Hubungan antara dukungan sosial dengan kecemasan pada narapidana. Jurnal Psikologi Insight, 4(2), 87–94.
Jufri, M. (2017). Pembinaan narapidana di lembaga pemasyarakatan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Karindra, Y. A., & Rifani, F. (2022). Hubungan antara dukungan sosial dan kecemasan pada narapidana. Jurnal Psikologi Forensik, 6(1), 58–67.
Khoiriyah, R. (2019). Hubungan usia dengan penerimaan diri pada narapidana dewasa awal. Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET, 10(1), 34–41.
Kusumaningsih, R., & Shanti, P. (2017). Hubungan antara self-acceptance dengan kecemasan narapidana. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 3(1), 67–72.
Maslihah, R. (2011). Empati sebagai salah satu komponen dukungan sosial. Jurnal Psikologi Empati, 2(2), 55–60.
Nugraha, A. (2020). Kecemasan sebagai respon terhadap ancaman dan perubahan hidup. Jurnal Psikologi Klinis, 8(1), 43–49.
Nurfadilah, A., Wahyuddin, & Irfan. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pada narapidana. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(2), 101–110.
Novitasari, D., & Kusmiyanti, R. (2021). Hubungan antara self acceptance dengan gangguan psikologis narapidana. Jurnal Psikologi Indonesia, 12(1), 89–95.
Panjaitan, Y. (2017). Perbandingan tingkat kecemasan narapidana baru masuk dan menjelang bebas [Skripsi, Universitas Sumatera Utara].
Pardede, R. F., Sinaga, H., & Sinuhaji, E. (2021). Kecemasan narapidana dan stigma masyarakat. Jurnal Kriminologi, 13(1), 45–53.
Putrie, D. (2021). Persepsi stigma sosial dan dampaknya terhadap narapidana. Jurnal Psikososial, 5(2), 112–120.
Putri, D. A. (2014). Tingkat kecemasan pada narapidana di Lapas Kelas IIA Muaro Padang [Skripsi, Universitas Andalas].
Qoyyum, M. I., & Kurniasari, R. (2021). Self acceptance pada narapidana. Jurnal Psikologi Empati, 9(1), 22–29.
Rasyid, M., Hehanusa, P., & Wadjo, I. (2022). Kriminalitas dan masyarakat: Sebuah kajian sosial. Bandung: CV Humaniora.
Rizaty, M. A. (2022). Data narapidana menurut jenis kelamin dan usia. Statistik Nasional Indonesia. https://databoks.katadata.co.id/
Saputra, H. (2021). Peran lembaga pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana. Jurnal Hukum dan HAM, 7(2), 23–31.
Santoso, A. (2021). Dukungan sosial dari lingkungan sekitar dan kesejahteraan narapidana. Jurnal Psikologi Sosial, 9(2), 56–62.
Silalahi, T. (2016). Pengaruh dukungan sosial terhadap kecemasan narapidana. Jurnal Psikologi Medis, 4(2), 34–39.
Soleman, T., Wahyuni, R., & Katuuk, D. A. (2022). Overcrowding di Lapas dan dampaknya terhadap kesehatan mental. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 77–85.
Syafitri, E. (2015). Kategori kecemasan dan dampaknya pada fungsi individu. Jurnal Psikologi Diagnostik, 2(1), 45–51.
Utami, M. S., & Raudatussalamah, R. (2017). Dimensi dukungan sosial dalam konteks psikologi kesehatan. Jurnal Psikologi UMM, 14(1), 88–95.
Utami, P. W. (2018). Hubungan antara persepsi stigma sosial dan kesejahteraan psikologis narapidana. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 67–74.
Wulandari, M., & Susilawati, R. (2016). Penerimaan diri sebagai upaya menurunkan beban psikologis. Jurnal Psikologi Kesehatan Mental, 7(1), 38–44.
Wulan, D. (2019). Self acceptance dan pengaruhnya terhadap perilaku adaptif [Skripsi, Universitas Gadjah Mada].
Yanuar, A., Agista, R., Nurfadhilah, A., & Soekardjo, D. (2020). Prevalensi kecemasan dan self-acceptance pada narapidana. Jurnal Psikologi Forensik, 6(1), 13–22.
Yaslina, Y. (2020). Pengaruh pendidikan terhadap kemampuan menerima diri. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(3), 45–51.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mike Ayu Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























