Peran Dinas Sosial DIY dalam Memperbaiki Kesejahteraan Manusia Silver di Yogyakarta

Authors

  • A.Indri Wahyuni Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Syamraeni Syamraeni Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Novinta Sari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Andira Nurqalbi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Ahmad Thoriq Akhsan Ramdhani Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v5i5.819

Keywords:

silver people, social welfare, Department of Social Affairs

Abstract

Keberadaan manusia silver di banyak titik persimpangan lampu merah Yogyakarta merupakan salah satu bentuk fenomena sosial yang menandakan adanya ketimpangan kesejahteraan sosial dan ekonomi. Dalam hal ini, Dinas Sosial sebagai instansi pemerintah memiliki peran dan tanggung jawab dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran Dinas Sosial DIY dalam memperbaiki kesejahteraan manusia silver di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil dari peneltian ini adalah menunjukkan bahwa faktor ekonomi, seperti kebutuhan dasar yang meningkat dan keterbatasan lapangan kerja, serta faktor keluarga, menjadi pendorong utama seseorang memilih menjadi manusia silver dan  upaya yang dilakukan Dinas Sosial DIY sesuai dengan UU Nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial yaitu melalui kegiatan assesment camp dimana manusia silver mendapat rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial. Data numerik terkait penertiban dan asesmen program juga disajikan untuk memberikan gambaran kuantitatif. Analisis mendalam mengungkapkan bahwa meskipun program-program Dinas Sosial telah sejalan dengan kerangka hukum, efektivitasnya masih terhambat oleh beberapa faktor kunci. Ini termasuk disparitas signifikan dalam potensi pendapatan manusia silver di jalanan dibandingkan dengan alternatif pekerjaan formal, tingginya mobilitas individu yang menyulitkan pelacakan dan intervensi berkelanjutan, serta tantangan implementasi kebijakan seperti kurangnya aturan teknis yang jelas dan peran masyarakat dalam memperpetuasi fenomena ini melalui pemberian uang. Upaya Dinas Sosial DIY dalam penanganan manusia silver telah sesuai dengan mandat hukum, namun untuk mencapai peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan, diperlukan pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada rehabilitasi individu tetapi juga mengatasi akar masalah ekonomi dan tantangan implementasi kebijakan yang kompleks.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfikri, Robby, Kehidupan Sosial dan Eksploitasi Anak Jalanan “Manusia Silver” di Kota Depok, Jawa Barat, Indonesia, Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2021.

Darmawan, Tossa Rahmania, Presentasi Diri Pengamen Manusia silver Di kota Bandung (Studi Dramaturgi Mengenai Presentasi Diri dalam Menjalani Kehidupannya di Kota Bandung), Daring, repository UNIKOM, 2013.

DINSOS-FIX.pdf, dpm-ptsp.surabaya.go.id.

Gilarso, Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Makro (Yogyakarta: Kanisius, 2002).

Hasil wawancara (diolah) dengan Ibu Desi, Pegawai Dinas Sosial DIY pada 8 November 2022.

Hasil wawancara (diolah) dengan 4 Manusia Silver yang berada di persimpangan lampu merah Janti dan Maguwoharo.

Indikator Kesejahteraan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta 2020, Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 2020.

Noor, Munawar, Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah CIVIS, Volume 1, Nomor 2, 2011.

Rosyadi, Khoirul, Kemiskinan dan Kesenjangan Sosial di Jawa Timur pada Masa dan Pasca Pandemi Covid-19: Refleksi Sosiologis, Prosiding Seminar Nasional Penanggulangan Kemiskinan, Volume 1, Nomor 1, 2021.

Saputra, Agung Bayu, Kontruksi Psikoreligius Manusia Silver di Kota Yogyakarta, Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2022.

Sugiyono, Metode Penelitian Kombinasi, (Bandung: Alfabeta, 2011).

Sugiyono, Metode Penelitian Manajemen, (Bandung, Alfabeta, 2018).

Suharto, Edi, Peran Perlindungan Sosial Dalam Mengatasi Kemiskinan di Indonesia: Studi Kasus Program Keluarga Harapan. Jurnal Sosiohumaniora, Volume 17, Nomor 1, 2015.

Suharto, Edi, Peran Perlindungan Sosial Dalam Mengatasi Kemiskinan di Indonesia: Studi Kasus Program Keluarga Harapan. Jurnal Sosiohumaniora, Volume 17, Nomor 1, 2015. DOI: https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v17i1.5668

Tanzeh, Ahmad, Metodologi Penelitian Praktis, (Yogyakarta: Teras, 2011).

Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, pkh.kemensos.go.id.

Rusydi, B. A. (2023). Manusia Silver dan Kebijakan Larangan “Pengemis Jalanan”: Anomali Implementasi Peraturan Daerah DIY No. 1 Tahun 2014 di Bantul, Yogyakarta. IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, 12(1), 59-79.

Arifin, S. (2023). Solidaritas Komunitas Manusia Silver Dalam Mempertahankan Hidup Dan Ekonomi Keluarga Di Persimpangan Lampu Merah Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 3(2), 34-48. DOI: https://doi.org/10.37304/enggang.v3i2.8911

Downloads

Published

2025-09-14

How to Cite

Peran Dinas Sosial DIY dalam Memperbaiki Kesejahteraan Manusia Silver di Yogyakarta. (2025). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(5), 802-809. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i5.819