Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Pada Kelompok Tani Bilubahan
DOI:
https://doi.org/10.25008/altifani.v2i6.304Keywords:
Kelompok Tani Bilubahan, Pupuk Organik Cair, Budidaya, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Kegiataan pengabdian masyarakat ini bertujuan ini untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada kelompok tani bilubahan Desa Tapenpah Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara dalam pembuatan pupuk organik cair dalam budidaya sayuran agar dapat meningkatkan pendapatan petani, serta dapat memberikan solusi yang tepat untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan pupuk kimia. Pupuk organik cair merupakan ekstraksi dari hasil pembusukan sampah organik yang mengandung unsur-unsur hara makro yakni nitrogen, fosfor, kalium dan C-organik yang digunakan tanaman untuk proses pertumbuhannya serta dapat meningkatkan produksi tanaman. Fungsi dari pupuk organik cair sebagai perangsang tumbuhan mulai tunas, buah dan biji, sedangkan daun dan batang bisa langsung menyerap secara langsung melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya.
Downloads
References
Alexander, M. 1978. Introduction to Soil Microbiology, 2nd ed, Willey Eastern Limited, New Delhi.
Budiyani N. K., Soniari N. N. dan Sutari N. W. S., 2016. Analisis Kualitas Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 5 (1): 63- 72.
Buntan, A. 1992. Efektivitas bakteri pelarut fosfat dalam kompos terhadap peningkatan serapan P dan efi siensi pemupukan P pada tanaman jagung, Tesis, Program Pascasarjana IPB, Bogor Goenadi, D. H., 2004, Teknologi Konsumsi Pupuk yang Minimal, Kompas, 15 Mei 2004.
Direktorat Sarana Produksi, 2006, Pupuk Terdaftar, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Departemen Pertanian, Jakarta.
Erliza, dkk (2008), Teknologi Bioenergi, Agromedia, Jakarta.
Fitria, Yulya. 2013.Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Cair Industri Perikanan Menggunakan Asam Asetat dan EM4 (Effective microorganisme 4). Pp 72. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Hadisuwito, S. 2007. Membuat Pupuk Kompos Cair. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Hairuddin R, Ariani NP. 2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Batang Pisang (Musa sp.) terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Perbal Jurnal Pertanian Berkelanjutan. 5(3): 31–40.
Handayani, S.H., Yunus, A., & Susilowati, A. Uji Kualitas Pupuk Organik Cair dari Berbagai Macam Mikroorganisme Lokal (MOL). Jurnal Biosains Pascasarjana. Universitas Negeri Semarang : Semarang. 2015.
Hardjowigeno. 2003. Ilmu Tanah. Jakarta: Akademika Persindo.
Indriani, Y. H, 2002, Membuat Kompos Secara Kilat, Cet. 4, Penebar Swadaya, Jakarta.
Jumriani K, Patang, Mustarin A. 2017. Pengaruh Pemberian MOL terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian. 3(2017): S19–S29. https://doi.org/10.26858/jptp.v3i0.5450
Listiyana. R. 2016. Pemanfaatan Daun Lamtoro dan Ekstrak Tauge dengan Penambahan Urine Sapi untuk Pembuatan Pupuk Organik Cair. Skripsi. Jurusan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah, Surakarta.
Menteri Pertanian. 2011.Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah Indonesia
Maspary. 2012. Apa Kehebatan MOL Bonggol Pisang. Jakarta (ID): Gramedia.
M. Nur, T., Noor, A. R., & Elma, “Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Sampah Organik Rumah Tangga Dengan penambahan Bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms),” Konversi, vol. 5, pp. 5–12, 2016.
Natsi NA, Chaldun K., Salim. 2016 .Penerapan Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Dalam Pengolahan Limbah Pasar Mardika Ambon. Biologi Sel. vol 5 no 1.
Parnata AS, 2005. Pupuk Organik Cair: Aplikasi dan Manfaatnya. Jakarta: AgroMedia Pustaka
R. Putra, B. W., & Ratnawati, “Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Buah Dengan Penambahan Bioaktivator EM4,” J. Sains dan Teknol. Lingkung., vol. XI, pp. 44–56, 2019.
Satuhu S, Supriyadi A. 1999. “Pisang” Budidaya, Pengolahan dan Prospek Pasar. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.
Saraiva AB, Pacheco EBAV, Visconte LLY, Bispo EP, Escócio VA, de Sousa AMF, Soares AG, Junior MF, Motta LCDC, Brito GFDC. 2012. Potentials for Utilization of Post-Fiber Extraction Waste From Tropical Fruit Production in Brazil–the Example of Banana PseudoStem. International Journal of Environment and Bioenergy. 4(2): 101–119.
Sukasa. 1995. Teknologi Pengelolaan pisang. Jakarta (ID): PT. Gramedia.
Umniyatie. 2014. Pembuatan Pupuk Organik Menggunakan Mikroba Efektif - pupuk organik, 4, pp. 1±8.
Utami SNH. 2003. Nutrisi Tanaman. Yogyakarta (ID): UGM press.
Yuwono, Teguh, 2006, Kecepatan Dekomposisi dan kualitas Kompos Sampah Organik, Jurnal Inovasi Pertanian. Vol. 4, No.2
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Magdalena Sunarty Pareira, Kristina Irnasari Naikofi, Natalia Desy Djata Ndua, Yeremias Binsasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























