Penyuluhan Mengenai Tentang Tanda Bahaya Anemia Pada Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.25008/altifani.v2i1.197Keywords:
Pengetahuan anemia, status gizi, pola makan, penyuluhan anemia, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Anemia adalah masalah paling umum dijumpai terutama pada perempuan. Zat besi diperlukan untuk membentuk sel-sel darah merah, dikonversi menjadi hemoglobin, beredar ke seluruh jaringan tubuh, berfungsi sebagai pembawa oksigen. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa memberikan penyuluhan mengenai tentang tanda bahaya anemia kepada remaja tepatnya remaja putri. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk menambah pengetahuan rejama putri mengenai tentang tanda bahaya anemia dan perubahan perilaku remaja yang baik sehingga dapat meningkatkan status kesehatan. Manfaat kegiatan ini adalah agar remaja terutama remaja putri mengetahui tentang tanda bahaya anemia. Luaran kegiatan pengabdian yang diharapkan berupa adanya artikel yang terbit dalam jurnal pengabdian dan leaflet.
Downloads
References
Angelina, C., Siregar, D. N., Siregar, P. S., & Anggeria, E. (2020). Pengetahuan Siswi Kelas Xi Tentang Dampak Anemia Terhadap Kesehatan Reproduksi. Jurnal Keperawatan Priority, 3(1), 99. https://doi.org/10.34012/jukep.v3i1.856
Arisman. Gizi dalam daur kehidupan. Jakarta: EGC; 2010.hlm.172-83.
Egziabher, T. B. G., & Edwards, S. (2013). No Title No Title. Africa’s Potential for the Ecological Intensification of Agriculture, 53(9), 1689–1699.
Gunatmaningsih, D. (2007). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes Tahun 2007. Skripsi, 3.
Kemenkes RI, 2013 - 2014, Prevalensi anemia di indonesia.
Martini. (2010). Faktor yang berhubungan dengan kejadian. Media Gizi Indonesia, 1(1), 13–19.
Meylani, & Alexander. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Sekolah Smpn 09 Pontianak Tahun 2019. Jurnal Kebidanan, 9(2), 394–403.
Purwanti, I., Mahfoedz, I., & Wahyuningsih, W. (2016). Pengetahuan tentang nutrisi berhubungan dengan status anemia pada remaja putri di Puskesmas Sewon II Bantul Yogyakarta tahun 2012. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 2(2), 62. https://doi.org/10.21927/ijnd.2014.2(2).62-67
Putri, R. D., Simanjuntak, B. Y., & Kusdalinah, K. (2017). Pengetahuan Gizi, Pola Makan, dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia Remaja Putri. Jurnal Kesehatan, 8(3), 404. https://doi.org/10.26630/jk.v8i3.626
Vermita w, S., Widodo, M. D., Candra, L., & Rialita, F. (2019). Determinan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Reteh Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2019. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 9(2), 88–98. https://doi.org/10.37859/jp.v9i2.1265
Kurniati, P. T. (2021). Penyuluhan Tentang Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan Gizi pada Wanita Usia Subur. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 113–118. https://doi.org/10.25008/altifani.v1i2.125
Notoatmodjo, S. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
Achadi, EL. 2007. Gizi dan kesehatang masyarakat. Jakarta: PT. Raja Grafindo
PMK 2014, Gizi Seimbang. Jakarta:http:hukor.kemkes.go.id. diakses pada tangal 23 April 2021.
Kemenkes 2019. Batas ambang indeks massa tubuh (IMT). http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/tabel-batas-ambang-indeks.diakses pada tanggal 23 April 2021.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Husna, Ningsih Saputri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























