Pengelolaan Limbah Organik Dan Non Organik Di Desa Kepuhpandak, Kec. Kutorejo, Kab. Mojokerto

Authors

  • Ade Rizal Permana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jl. Semolowaru 45 Surabaya, 60118
  • Fatmah Nitami Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jl. Semolowaru 45 Surabaya, 60118
  • Aprilia Dela Nurul Azizah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jl. Semolowaru 45 Surabaya, 60118
  • Magfiro Izzatun Awiya' Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jl. Semolowaru 45 Surabaya, 60118
  • Putra Wanda Firmansyah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jl. Semolowaru 45 Surabaya, 60118
  • Nina Nabila Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jl. Semolowaru 45 Surabaya, 60118
  • Yenywaty Simamora Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jl. Semolowaru 45 Surabaya, 60118

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v3i4.457

Keywords:

Sampah organik dan non organik, arang briket, hidroponik, ecobrik, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Kepuhpandak adalah sebuah desa di kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Desa ini ditinggali oleh mayoritas penduduk yang mendapatkan penghasilan dari pembuatan batu bata dan UMKM. Pada kegiatan survey yang dilakukan bersama bapak lurah dan bapak carik setempat dengan hasil singkat bahwa disana terasa terbebani dan sulit dalam mendapatkan pupuk untuk pertanian. Selain itu terdapat permasalahan yang ditimbulkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat setempat terkait dengan pengolahan sampah yang kurang tepat sehingga menyebabkan pencemaran pada tanah polusi udara.. Sosialisasi ini berfungsi untuk memberikan Edukasi Terhadap Para Warga tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengelolah sampah dengan benar dapat menjadi peluang dalam berbisnis dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Sariwati, M. Shofi, and L. Badriah, “Journal of Community Engagement and Employment,” vol. 01, no. 01, 2018.

A. Sunandar Pramudia, F. Farhana Zida, and R. Chahyani Chandra Qonitati, “ECOBRICK Sebagai Pemanfaatan Sampah Plastik di Laboratorium Biologi dan Foodcourt Universtias Negeri Yogyakarta,” 2020.

“Kepuhpandak, Kutorejo, Mojokerto,” Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Mar. 11, 2020. Accessed: Jul. 01, 2023. [Online]. Available: https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kepuhpandak,_Kutorejo,_Mojokerto&oldid=16676272

F. Damayanti and T. Supriyatin, “Bercocok Tanam Dengan Sistem Hidroponik Berbasis Ramah Lingkungan Melalui Pemanfaatan Sampah Botol Plastik,” 2020.

R. Widiyasari and S. Fakhirah, “PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DENGAN METODE ECOBRICK SEBAGAI UPAYA MENGURANGI LIMBAH PLASTIK”.

Lukito, A. Thoriq, and R. M. Sampurno, “Penerapan Urban Farming dengan Sistem Hidroponik Menggunakan Botol Bekas melalui Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Virtual,” Agrokreatif J. Ilm. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 7, no. 2, pp. 115–121, Jun. 2021, doi: 10.29244/agrokreatif.7.2.115-121.

E. S. Sulistiyawati and A. Widayani, “Marketplace Shopee Sebagai Media Promosi Penjualan UMKM di Kota Blitar,” J. Pemasar. Kompetitif, vol. 4, no. 1, p. 133, Oct. 2020, doi: 10.32493/jpkpk.v4i1.7087.

M. Nurdin, “PEMANFAATAN MARKETPLACE SHOPEE SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN ONLINE SHOP JR.id4,” 2022.

T. Istirokhatun and W. D. Nugraha, “PELATIHAN PEMBUATAN ECOBRICKS SEBAGAI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI RT 01 RW 05, KELURAHAN KRAMAS, KECAMATAN TEMBALANG, SEMARANG,” vol. 1, no. 2, 2019.

P. Firmansyah Wanda, “PENGENALAN DASAR SISTEM MANAJEMEN UNTUK MEMICU MINAT NIAGA MASYARAKAT,” 2023.

H. Krisnani et al., “PERUBAHAN POLA PIKIR MASYARAKAT MENGENAI SAMPAH MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DAN NON ORGANIK DI DESA GENTENG, KECAMATAN SUKASARI, KAB. SUMEDANG,” Pros. Penelit. Dan Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 2, Jul. 2017, doi: 10.24198/jppm.v4i2.14345.

Downloads

Published

2023-07-26

How to Cite

Pengelolaan Limbah Organik Dan Non Organik Di Desa Kepuhpandak, Kec. Kutorejo, Kab. Mojokerto. (2023). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(4), 579-588. https://doi.org/10.59395/altifani.v3i4.457